SUMENEP, MaduraPost - Dalam rangka sinkronisasi unsur tari 'Moang Sangkal' sebagai pembelajaran seni budaya, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur gelar Seminar Meseum Keraton dengan tema Warisan Budaya Keraton Sumenep.

Diketahui, tari 'Moang Sangkal' merupakan salah satu icon seni tari di Madura, secara harfiah kata 'Moang Sangkal' terdiri dari dua kata berbahasa Madura yang mempunyai makna. Kata Mowang berarti Membuang, dan kata Sangkal berarti Sukerta yang artinya Gelap.

Kegiatan Seminar Museum Keraton Sumenep ini secara teknis untuk mengulik tentang tari 'Mowang Sangkal', mulai dari keseragaman gerak, kostum lainnya.

Sekretaris Disparbudpora Sumenep, Mohammad Raisul Kawim menjelaskan, seminar tersebut sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk merawat kesenian dan kebudayaan yang sudah mengakar sejak dulu.

Menurutnya, seminar ini menjadi sangat penting dilakukan untuk mengkaji dan mendalami sejauh mana kesenian dan kebudayaan Sumenep. Sehingga, lanjutnya, para pakar bisa menuangkan pengetahuannya di forum tersebut.