Pihaknya mengingatkan, agar pabrikan tidak terlalu banyak mengambil sampel. Sebab, kata dia, hal itu dapat merugikan petani tembakau.

"Kalau mau ambil sampel tembakau, ya sewajarnya saja. Jangan terlalu banyak lah," pungkas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.