"Karena tidak ada kejelasan maka saya minta ke AS untuk mencabut BPKB tersebut, tapi AS ini terus mengulur-ngulur waktu. Namun setelah saya paksa, akhirnya dia janji sama saya untuk mencabut BPKB itu," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto. SH, melalui Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Aipda Sonny membenarkan, adanya pelaporan kasus tersebut.

"Iya benar, sekarang masih dalam proses penyidikan. Mohon maaf, kami tidak bisa menyebutkan nama terlapor," kata Sonny saat dimintai keterangan media.

Perlu di ketahui hingga berita ini dinaikan kedua terlapor belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi, telepon seluler milik kedua terlapor tidak aktif.