“Total guru ngaji penerima bantuan stimulan tahun 2020 sebanyak 1000 orang dengan nominal setiap penerima setahun sebesar Rp1 juta 200 ribu, tetapi saat ini, pencairannya baru sebanyak 350 orang, karena sisanya masih dalam tahap verifikasi untuk memastikan penerima adalah benar-benar guru ngaji supaya tepat sasaran,” ulasnya.
Terpisah, salah seorang guru ngaji penerima bantuan, Zainol Mustaqin, warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, menyampaikan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan Bupati Sumenep.
"Terimakasih atas kepeduliannya kepada para guru ngaji di Sumenep, baik bantuan stimulan maupun program JKN untuk pelayanan kesehatan. Semenjak kepimimpinan Bupati Fauzi dan Wakil Bupati Dewi Khalifah, para guru ngaji mendapat bantuan JKN, karena tidak hanya mendapat bantuan stimulan saja, tetapi sejak tahun ini ada bantuan jaminan kesehatan,” tukasnya.