"Itupun menyelam tidak langsung turun ke kedalaman 40 meter. Di 10 meter harus menyesuaikan dulu dengan suhu laut. Karena semakin dalam, suhu semakin dingin. Intensitas suara juga semakin tidak ada. Kalau dengan cara manual, sebenarnya juga bisa. Namun resikonya kaki bisa kram hingga bisa jadi meregam nyawa," tuturnya.

Berdasarkan keterangan para ABK yang selamat, lanjut Saleh bercerita, kemungkinan ketiga korban berada di badan kapal. Sebab, saat detik-detik kapal akan tenggelam 3 ABK melarikan diri ke badan kapal.

"Kemungkinan korban ini ada di dalam kapal," ujar dia.

Menurut Saleh, hingga kini keluarga korban masih penasaran dan ingin memastikan kondisi keluarganya. Apakah benar-benar berada di badan kapal atau tidak. Sebab itu, pihaknya sudah berupaya maksimal untuk mengusahakan penyelaman agar kondisi dibawah laut diketahui.