Buya, sapaan biasa Busyro Karim sedikit bercerita. Di kawasan jalan lingkar utara, dulu, adalah tempat keraton yang tidak banyak orang tau. Sebab itu, dirinya memberikan dua nama jalan dari arah timur Desa Parsanga dengan sebutan 'Siddingpuri'. Sementara dari arah barat Desa Kebunan, dia menamai 'KH. Mudzfar'.

"Iconnya ya tetap saja kita mengenang sejarah yang ada dibagian Utara ini. Misal Siddingpuri, orang kan belum banyak kenal dengan sejarah ini, itu contoh. Padahal disini dulu ada keraton, siapa sih anak muda yang kenal bahwa di daerah Parsanga ada keraton," tutur Bupati dua periode ini.

Harapannya, kata Buya, dengan nama itu orang-orang bisa mengingat sejarah. Jika dulu, pernah ada keraton sebelum jalan lingkar utara tersebut difikirkan.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumenep, Eri Susanto menjelaskan, adanya jalan lingkar utara dapat mendongkrak perekonomian masyarakat kedepan.