Ditambah kondisi curah hujan yang cukup tinggi, khusus Desa Nambakor mencapai 80 mili air perhari, banjir tidak dapat terhindarkan. Pihaknya berupaya melakukan koordinasi dengan UPT SDA Pemprov Jatim.

"Saat itu, kami langsung melakukan kordinasi dengan UPT PU SDA Pemprov Jatim, yang ada Kabupaten Pamekasan, dan pada waktu itu langsung dilakukan penanganan semi permanen," ternag Chainur.

Meski terkendala pemangkasan anggaran sebab masa pandemi Covid-19, normalisasi aliran sungai pada saluran drainase yang berada di jalan raya Sumenep-Pamekasan telah diusulkan perbaikan.

"Sebenarnya, kami usulkan di tahun 2020 kemarin, untuk perbaikan drainase di kedua sisi jalan tersebut, namun karena kena refocusing, kita perbaiki drainase yang berada di sebelah barat jalan saja," pungkasnya. (Mp/al/kk)