Abdurrahman mengungkapkan banyak ditemukan penyaluran bantuan yang dilakukan oleh agen dengan sistem pemaketan, pengkordiniran serta penyajian komuditi sembako yang tidak selaras dengan amanah pedoman umum.

"Ganti semua agen yang bermasalah, ganti oknum BNI atas nama Khotib dan Beni. dan saya tunggu 2x24 jam. Jika tuntutan kami tidak dipenuhi maka kami akan turun aksi lagi sampai BNI berhenti menjadi bank penyalur BPNT," tegas Abdurrahman.

Dirinya menilai, selama ini pihak BNI tidak profesional dalam menunjuk agen atas dasar banyak ditemukannya agen-agen yang bermasalah.

Ia pun meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program itu agar dapat menjalankan fungsinya untuk menjamin Program Sembako menjadi tepat sasaran, jumlah, waktu, harga, kualitas dan administrasi