Aminah juga mengatakan, kalau akses jalan itu benar-benar memprihatinkan, terbukti banyak bongkahan batu yang nampak di jalan dan keluar dari badan jalan serta sepanjang jalan ini terdapat sejumlah kubangan yang dapat mengintai keselamatan warga.

"Dimusim kemarau ini debu-debu berserakan mengotori pepohonan dan rumah-rumah warga serta disaat musim penghujan jalanan menjadi becek dan kubangan-kubangan itu digenangi air sehingga banyak pengguna jalan sering mengalami kecelakaan," jelasnya.

Kemudian pihaknya mengingatkan janji-janji politiknya bupati, yang akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dalam masa kepemimpinannya.

"Kami punya hak mengingatkan kembali janji politik bupati pamekasan yang katanya infrastruktur khususnya pembangunan jalan akan menjadi bagian dari program preoritas, tapi sampai saat ini, janji- janji itu belum juga terealisasi," pungkasnya.