Misal, ada warga yang membutuhkan token listrik, atau membeli popok bayi, maka akan kita belikan. “Nanti mereka (warga) bayar dengan menggunakan sampah. Tapi kita kedepannkan edukasi, kalau untungnya ya hanya sedikit,” beber Pusman.
Pusman mengaku saat ini sudah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan perkarangan rumah ditanami bibit sayuran.
Baca Juga:Detik-detik Peringatan Hari Pahlawan, Peran Bung Tomo Dibalik Pertempuran 10 Nopember 1945
“Sudah ada 20 rumah yang bersedia, semoga semakin berkembang,” harapnya. (Mp/nir/rus)