"Apakah akan seterusnya sektor tersebut yang akan menjadi tumpuan PAD. Sedangkan untuk sektor yang telah mendapatkan kucuran investasi langsung dari APBD seperti BUMD maupun BLUD diluar rumah sakit belum memberikan kontribusi yang signifikan," ujarnya

Oleh karena itu, Politisi PBB itu meminta kepada Gubernur mengenai adanya paparan detail dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tentang strategi pengembangan sumber-sumber PAD yang strategis diluar yang saat ini. Hal itu untuk kepentingan dimasa-masa yang akan datang sesuai perkembangan.

Alumnus UINSA Surabaya itu menambahkan secara khusus pada kontribusi dari deviden BUMD terhadap PAD Provinsi Jawa Timur menunjukkan belum ada peningkatan yang signifikan. Terutama di PT. Jamkrida Jatim, PT. Jatim Graha Utama, PD Air Bersih, dan PT. Panca Wira Usaha dibandingkan dari Penyertaan Modal serta aset yang telah dikelola oleh BUMD-BUMD Tersebut.

"Untuk itu kami minta ada penjelasan lebih detail tentang kondisi yang sebenarnya. Apa langkah-langkah konkrit dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melakukan perbaikan maupun langkah profesional," pintanya.