SAMPANG, Madurapost.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang akhir-akhir ini sering mendatangi pejabat di lingkungan pemerintah setempat. Mereka curhat seputar perilaku oknum LSM dan wartawan yang ditengarai sering menunggangi dan memanfaatkan kepentingan profesinya.

Menurut Ketua sampang" class="inline-tag-link">PWI Sampang Fathorrahman, laporan tentang oknum LSM dan wartawan sudah sering didengar. Lebih dari itu, bahkan di antaranya disebut melanggar kode etik profesi itu sendiri.

Adapun jenis pelanggan dimaksud antaranya, minta jatah proyek, menakut-nakuti hingga memeras lembaga sekolah, yayasan, serta kepala desa di sejumlah Kecamatan.

"Modusnya adalah bermitra dan sebagainya, namun sebatas kepentingan pribadi atau kelompoknya," kata Fathor.

Ia berharap melalui peran penegak hukum dapat mencegah hal tersebut, serta diharapkan bisa menjaga nama baik LSM dan wartawan di wilayah Kabupaten Sampang. Caranya dengan menggerakkan jajaran kepolisian di sektor kecamatan untuk lebih bersinergi dengan seluruh elemen.