"Karena hampir di sepanjang jalan poros tersebut saat ini sudah ada kubangan-kubangan besar yang selalu dipenuhi genangan air dan licin pada musim penghujan, juga sebagian gorong-gorong sudah ada yang ambruk sehingga bukan tidak mungkin lagi sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan para pengguna jalan terutama pada malam hari," ungkapnya, Minggu (31/05/2020)
Lebih lanjut Baihaki, kalau dirinya sangat kecewa dan geram kepada pemerintah daerah kabupaten Pamekasan yang sampai saat ini sepertinya masih menutup mata dengan adanya kondisi jalan yang sudah sempat memakan beberapa korban yang melintasi jalan tersebut
"Yang selalu menjadi pertanyaan besarku, ada apa dan kenapa dengan para pemangku kebijakan di Gerbang Salamku?, " tanya Baihaki
"Mudah-mudahan setelah musibah Covid - 19 ini berakhir pemerintah kabupaten pamekasan bisa langsung memperbaiki jalan poros ini, yang merupakan salah satu penunjang perekonomian, pendidikan dan kesehatan warga daerah sini dan masyarakat Desa Lebeng Barat dan sekiratnya ini," harapnya