“Tidak dibenarkan adanya fakta pemukulan yang dilakukan oknum polisi,” terangnya, Selasa (21/4) kemarin.
Menurut Deddy, anak buahnya itu hanya sekedar meminta keterangan dasar melakukan pemotretan kepada Faiqul Khair. Setelah terbangun dari istirahatnya, sebab sudah masuk dalam pergantian tugas dan ketika dilihatnya seseorang sedang memotret.
"Kemudian petugas kami bertanya, dasar dilakukannya pengambilan foto itu. Saat itu anggota kami juga tidak terima, tapi tidak sampai terjadi pemukulan seperti yang disampaikan yang bersangkautan,” jelasnya.
Yang sebenarnya terjadi, kata Deddy, oknum polisi hanya menegur dan menyuruh agar tidak lagi melakukan pemotretan, dan saat itu pula ada seseorang yang langsung menghubunginya, yang intinya tidak terima dengan perlakukan tersebut. (Mp/al/rus)