"Ini masih gagasan dan kami telah bicarakan dengan pengurus PMI Sumenep, dan mereka setuju, dimana nanti pendonor itu untuk mendonorkan darah bisa mendaftarkan lewat mobile banking di BPRS," ucapnya.
Selain itu, dari aplikasi itu para pendonor juga bisa melihat apabila membutuhkan kantong darah secara online. Namun, gagasan tersebut, menurut Novi, masih hanya sebatas wacana dan belum bisa direalisasikan.
"Jadi para pendonor bisa langsung meregistrasi di mobile banking kami. Yang kedua, pada saat nasabah kami membutuhkan kantong darah, bisa langsung membeli secara online, termasuk kita bisa tahu secara update kantong darah di PMI Sumenep seperti apa," jelas dia.
Sehingga, kata Novi, apabila pendonor ingin mendonorkan darahnya, bisa langsung mendaftarkan terlebih dahulu dengan sistem online, agar cepat dan akurat saat sudah akan mendonorkan darahnya.