Sedangkan menurut Ali Wafa sebagai pengawas lapangan mengatakan, bahwa pekerjaan di daerah tersebut bukan dalam pengawasannya.

"kalau proyek di daerah tersebut bukan saya yang mengawasinya mas,"katanya pada saat dikonfirmasi

Salah seorang anggota Lembaga Swadaya Masyarakat, Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyak (LSM-Gempur) Zainal Seninggih mengatakan, bahwa proyek tersebut merupakan proyek abal-abal.

"Dari hasil investigasi kami dilokasi, pekerjaan tersebut merupakan proyek bodong, sebab tidak ada papan nama di lokasi pekerjaan, juga tidak jelas siapa pelaksananya, dugaan saya proyek tersebut bisa saja akan dikerjakan asal jadi,"Ucapnya