"Setau saya respon masyarakat dengan adanya PTSP ini akhirnya tidak terlalu muter-muter lagi saat ngurus pemberkasan apapun. Sekarang setelah ada PTSP, begitu masyarakat masuk dan mencet tombol, lalu sudah terlayani. Masyarakat langsung bisa pulang, dan selesai hari itu juga," jelasnya.
Selain itu, pihaknya berharap agar kebutuhan yang menjadi sentral kemaslahatan bersama itu terus berkembang dengan majunya era digitalisasi.
"Harapannya, PTSP ini harus menjadi prioritas unggulan kinerja kita. Karena satu pintu ini menandakan bahwa kita kerja bersama dalam satu sentral yang siap melayani kebutuhan masyarakat, sehingga dengan adanya PTSP juga diharapkan sinergitas antara Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag dengan masyarakat bisa terus berkelanjutan," harapnya. (mp/al/lam)