"Acara ngaji jurnalistik ini sangat bermanfaat bagi saya karena selain memberikan materi-materi jurnalistik, pemateri juga banyak memberikan motivasi untuk tetap bertahan dan aktif di LPM Retorika," ujar Faruq.

Riski, peserta lainnya malah menginginkan kegiatan semacam ini sebaiknya diadakan kembali pada kesempatan yang lain. Selain membahas teori, ia menilai Ngaji Jurnalistik Bareng Sumenep" class="inline-tag-link">PWRI Sumenep juga mampu menjadi pendorong semangat bagi Kru LPM Retorika.

"Kajian model seperti ini yang saya harapkan. Tidak hanya memaparkan teori-teori jurnalistik, tapi juga memberikan motivasi-motivasi yang mendorong anggota LPM Retorika untuk terus berkarya," ungkapnya.

"Saya harap tahun depan atau jika ada kesempatan, acara seperti ini kembali diadakan oleh LPM Retorika sebagai pembakar semangat bagi anggota LPM untuk terus berkembang," harap Riski. (mp/al/din)