SUMENEP, MaduraPost - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar tradisional.

Dengan strategi baru dan regulasi yang lebih ketat, Diskop UKM dan Perindag menargetkan kenaikan PAD hampir 30 persen, dari Rp2 miliar di tahun 2024 menjadi Rp2,6 miliar pada 2025.

Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Diskop UKM dan Perindag Sumenep, Moh. Ramli mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi mendalam terhadap pengelolaan pasar yang ada.

Meski capaian PAD 2024 telah mencapai 97 persen dari target, masih terdapat kendala yang menghambat pencapaian maksimal.

"Kami menyadari masih ada beberapa pasar yang belum berjalan optimal. Faktor seperti dampak pandemi Covid-19, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak, serta persaingan dengan perdagangan online sangat mempengaruhi pendapatan pasar," jelas Ramli dalam keterangannya pada wartawan belum lama ini, Kamis (6/2).