Dengan peran inkubasi, jurnalisme mahasiswa dapat menjadi kawah candradimuka atau pelopor dalam bidang kepenulisan di kalangan mahasiswa.

Sementara dalam peran literasinya, jurnalisme mahasiswa menjadi sarana edukasi kepada masyarakat kampus untuk menginspirasi mereka melalui karya-karya jurnalistik yang mendorong pada pemikiran dan tindakan positif.

"Kalau fasilitasi ini jelas LPM dengan produk jurnalistiknya adalah penyambung lidah mahasiswa. Namun, karena memiliki peran demokrasi, maka jurnalisme mahasiswa dapat menjadi corong suara nurani dengan berdasarkan pada data dan fakta yang valid," jelas Rusydiyono.

Sementara itu, Ketua LPM Retorik Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep, Asy'ari sangat berterima kasih kepada DPC Sumenep" class="inline-tag-link">PWRI Sumenep dengan program Ngaji Jurnalistiknya.

Kegiatan semacam ini, menurut Ari, panggilan akrabnya, sangat diharapkan tidak hanya berlangsung sekali saja mengingat aktivis pers kampus bisa bertemu, sharing, dan belajar bersama para pekerja media sangatlah langka.