Dijelaskan, setelah studi kelayakan selesai pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat terkait dengan rencana pembangunan jalan, Kemudian melanjutkan tahapan perencanaan untuk menentukan jenis kontruksi yang akan digunakan.

Dalam relasinya nanti, lembaganya akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, agar program tersebut dapat bersinergi dengan program pengembangan wisata.

"Anggaran Rp 4 miliar itu juga akan digunakan untuk pembebasan lahan milik warga, dan program ini nantinya akan dilelang secara terbuka," katanya.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa, pengembangan wisata menjadi program prioritas nasional setelah migas, karena itu pemkab berupaya maksimal mengelola dan mengembangkan semua tempat wisata yang ada, mulai dari infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola.