BANGKALAN, MaduraPost - Buju' santre yang terletak di dusun Nangger Desa Bumi Anyar kecamatan Tanjung Bumi kabupaten Bangkalan Madura, hingga saat ini ramai dikunjungi oleh warga luar kabupaten hingga luar Madura. Sabtu, (08/02/2020).
Dijelaskan oleh juru kunci atau penjaga makam keramat Buju' Santri, Bahwa dahulu ada dua santri dari Buju' Moddung (di desa Tambak Pocok), di dalam perjalan, keduanya dicegat oleh segerombolan perampok, karena diduga membawa barang berharga, sehingga mereka dibunuh.
"Tapi yang mereka bawa berupa buku dan kitab, setelah mayat keduanya ditemukan oleh masyarakat, lalu dibuang ke laut namun anehnya selalu kembali lagi ke bibir pantai berulang-ulang sebanyak tiga kali, lalu ada masyarakat yang bermimpi agar jasadnya dikuburkan dipinggir pantai yang saat ini menjadi Buju'," terangnya dalam kilas balik perjalanan makam Buju' Santri.
Diketahui, pada tahun 1977 Buju' Santri sempat rusak parah akibat perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga membuat Kyai Bukhori langsung ziarah ke Kyiai Ontap atau KH. Hasan Basuni, dan melaporkan kejadian tersebut.
"Lalu Kyiai Intan memberi uang 3 Rupiah kepada Kyiai Bukhori untuk membeli semen guna memperbaiki makam yang rusak," imbuhnya.