Upaya lain yang sudah dilakukan ialah, membuat Detail engineering design (DED) terkait dengan pengembangan tempat wisata, Di DED itu semua informasi sudah lengkap, Mulai dari nilai investasi, luas lahan, skema kerja sama, pembiayaan, dan deskripsi tentang lokasi wisata.

Dalam upaya mempromosikan potensi investasi, lanjut Adim, Pemkab Sampang mendapat pendampingan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Promosi dan branding harus terus dilakukan agar tempat wisata semakin dikenal masyarakat luas.

”Kami memberikan jaminan keamanan bagi investor. Dengan catatan dalam pengelolaanya dan tenaga kerja melibatkan warga sekitar," ucapnya.

Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat mengatakan, tempat wisata prospek untuk meningkatkan perekonomian daerah. Karena itu pemkab berupaya mempromosikan potensi wisata yang ada kepada investor dan pengusaha besar.

"Kami akan mengundang investor dan pengusaha untuk berinvestasi di Sampang. Terutama pengusaha besar asal Madura," pungkasnya. (mp/zen/rul)