"Yang saya sangat takutkan dari ambruknya plengsengan itu adalah posisinya yang tinggi trus makan bahu jalan. Sehingga dapat mengancam keselamatan anak saya yang lagi senang - senangnya main dan naik sepeda. Trus tiba - tiba jatuh tergelincir ke tempat itu amit - amit MasaAllah, ya paling tidak patah tulang,” lanjutnya.
Ia berharap kepada pemerintah tidak menutup mata dan segera memeperbaiki plengsengan tersebut.
"Saya berharap kepada pemerintah dan pihak terkait tidak menutup mata untuk segera memperbaiki plengsengan ini. Jangan sampai menunggu adanya korban," Imbuhnya.
Sementara itu, menurut salah seorang sopir truk Saman, yang setiap hari muat genteng dan kayu bakar yang melewati tempat itu mengatakan kalau dirinya sangat takut.