Ahamt (45) salah satu warga yang sedang kompak memperbaiki jalan tersebut menyampaikan, jika biaya perbaikan tersebut murni dari hasil swadaya masyarakat.
"Kami mengerjakan ini karena melihat kondisi jalan sudah sangat memprihatikan dan tidak pernah di perbaiki oleh pemerintah. Warga di sini mengumpulakan uang sukarelawan," katanya, Selasa (9/6).
Saat di tanya ada sumbangan tidak dari pemerintah desa, pihaknya enggan merespon. Sekalipun ada, namun wujudnya tidak tampak.
"Kami sudah tidak mengharap apa-apa dari pemerintah ini sebagai bukti bahwa kami kompak memperbaiki jalan dengan hasil sumbangan," ujarnya.