Menurut pengakuannya, di perencanaan program ADD/DD banyak warga atau tokoh masyarakat tidak dilibatkan dalam Musdes penyusunan anggaran program. Sehinga tidak merata adanya program-program pemerintah desa.


Hingga berita ini terbit, Kepala Desa Sana Tengah Jailani belum bisa dimintai keterangan. Nomor ponselnya sering tidak aktif. Baik ditelpon atau disampaikan pesan singkat. (mp/zul)