Koordinator KPM Nuriyanti Rahayu mengatakan, sedikitnya ada 150 posko KPM di berbagai daerah, saat ini menjalani kuliah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Misalnya di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.
KPM Posko 127 IAIN Madura Gelar Baksos dan Pemberdayaan Pesantren
Foto: Dokumentasi Madura Satu
Baca Juga:Ulama dan Pesantren di Madura Jadi Sasaran Hate Speech, Slamet Ariyadi Minta Proses Hukum Ditegakan
Menurut Nuriyanti, kegiatan Baksos tersebut dengan memberi materi pelajaran kepada santri. Seperti ilmu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Kemudian, pembedayaan pesantren yang dimaksud yakni dengan membersihkan halaman pesantren, lalu membuat nama identitas pesantren.
"Program kali ini kami ingin menjadikan pondok lebih terlihat segar saat dipandang oleh santri-santri di sini," kata Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah itu.
Editor: Admin
Halaman:
Berita Terbaru
Petani Tambak 105 Siapkan Gugatan, PT Garam Bersikeras Klaim Lahan Milik Perusahaan
Meringankan Beban Warga, Pemdes Tamberu Laok Sampang Salurkan Bantuan Beras Bulog
Pengawasan MBG Mandul, Dinkes P2KB dan Korwil SPPG Sumenep Memilih Bungkam