"Kalau Jumatan jangan lama-lama. Terawih lebih bagus dirumah. Menjaga jiwa agar tidak mati lebih wajib, itu lebih utama dari sekedar ibadah sunnah. Bahkan ibadah matipun bisa digugurkan kalau kira-kira bisa menghilangkan nyawa," katanya pada awak media, saat jumpa pers.


Selain itu, Bupati meminta, agar kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep segera disterilkan, untuk lebih menekan penyebaran virus corona. Pasalnya, keempat warga yang terjangkit virus corona adalah tiga orang merupakan petugas medis, dan satu orang pegawai Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep. Mereka tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kota 2 orang, Kecamatan Saronggi 1 orang, serta Kecamatan Rubaru 1 orang.