"Tolong kantornya besok harus di semprot, dan semua pegawainya harus di tes," tegas bupati dua periode ini.
Sementara itu, Kepala kantor Kemenag Sumenep, Moh. Juhedi, mengatakan bahwa masih dalam proses penyeterilan, melalui pengajuan surat ke Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
"Kantor masih pengajuan surat ke Dinkes. Positifnya kapan nanti akan dikabari lagi," tulis Juhedi, saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Sabtu (25/4).