Namun baginya, bimbingan kali ini sangat berarti karena di bimbing langsung oleh Mustasyar PWNU Jawa Timur (RKH. Moh.Muddatstsir Badrudin) dan juga Pengasuh Pondok Pesantren besar di Kabupaten Pamekasan, dan di saksikan 


"Kemudian saya sungguh merasa bahagia bahwa saat ini saya dikukuhkan dan dibimbing ulang oleh RKH. Moh. Muddatstsir Badruddin, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Pembina Yayasan Al-Miftah dan Mustasyar PWNU Jawa Timur," lanjutnya.


Setelah resmi jadi Muallaf, alosius juga berganti nama menjadi Muhammad Sulaiman Malo sebagai nama Islamnya.