Lelaki yang kerap dipanggil Sapuan menambahkan, penyegelan itu akan berlanjut, jika pihak pengelola masih tidak menanggapi keluhan warga sekitar yang merasa terdampak dengan berdirinya tower tersebut.
"Jika satu minggu dari hari ini tidak ditanggapi, maka warga sepakat akan menggembok tower tersebut. Warga tidak berharap konfensasi, intinya keputusan warga tower harus pindah dari kampong Tarogan," tuturnya.
Dijelskan pula, sudah 23 tahun warga sekitar dihantui rasa takut dengan keberadaan tower telekomunikasi di Tarogan itu, seperti musim hujan dan angin warga selalu was-was terkait keselamatan.