SAMPANG, MaduraPostHarapan warga terhadap hadirnya SPBU 54.692.12 di Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, sebagai solusi akses bahan bakar justru mulai dipertanyakan. 
 

Pasalnya, saat antrean kendaraan bermotor mengular, aktivitas pengisian BBM ke dalam jeriken tetap terlihat berlangsung. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya perbedaan prioritas pelayanan antara kendaraan yang mengantre dengan konsumen yang membeli BBM menggunakan jeriken
 

Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM. Di sisi lain, pengisian menggunakan jeriken menjadi pemandangan yang dinilai kontras dengan panjangnya antrean kendaraan. 
 

Kondisi itu memunculkan pertanyaan sederhana: mengapa kendaraan yang sudah mengantre harus menunggu ketika pengisian menggunakan jeriken tetap dilayani? 
 

Dugaan tersebut tentu membutuhkan penjelasan dari pengelola SPBU. Sebab, tanpa klarifikasi, situasi di lapangan berpotensi menimbulkan persepsi bahwa pelayanan BBM tidak sepenuhnya berpihak kepada konsumen yang telah mengikuti antrean. 
 

Pengelola Belum Beri Tanggapan

MaduraPost telah berupaya meminta konfirmasi kepada pengelola SPBU 54.692.12 Tamberu Barat mengenai kondisi tersebut. 
 

Konfirmasi ditujukan untuk mengetahui mekanisme pelayanan pengisian BBM menggunakan jeriken, dasar diperbolehkannya pengisian tersebut, serta alasan pelayanan itu tetap dilakukan ketika antrean kendaraan sedang panjang. 
 

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola belum memberikan tanggapan.