SUMENEP, MaduraPost - Kekosongan jabatan kepala sekolah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, belum sepenuhnya dapat dituntaskan.

Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep masih menanti rekomendasi pemerintah pusat untuk mengisi 287 posisi kepala sekolah pada jenjang SD dan SMP.

Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, mengatakan tahapan seleksi calon kepala sekolah telah berlangsung. Namun, proses pengisian jabatan belum bisa dilanjutkan ke tahap akhir karena masih menunggu rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta persetujuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Menurut Iksan, persetujuan Kementerian PAN-RB menjadi bagian penting dalam proses tersebut karena terdapat guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang ikut dalam seleksi calon kepala sekolah.

“Saat ini kami sedang menunggu rekomendasi dari BKN. Karena ada guru PPPK yang mencalonkan diri menjadi kepala sekolah, itu juga harus seizin Kemen PAN-RB,” kata Iksan, Kamis (13/8).

Dari 287 jabatan yang masih kosong, sebanyak 280 posisi merupakan kepala sekolah SD. Sementara tujuh jabatan lainnya berada di jenjang SMP.

Iksan memastikan, setelah seluruh persyaratan dari pemerintah pusat terpenuhi dan Surat Keputusan (SK) Bupati diterbitkan, para calon yang telah dinyatakan memenuhi ketentuan akan segera dikukuhkan dan dilantik.

“Kami targetkan seluruh formasi dapat terisi setelah semua tahapan administrasi dari pemerintah pusat selesai,” ujarnya.

Dengan demikian, pengisian ratusan jabatan kepala sekolah tersebut kini tinggal menunggu penyelesaian proses administrasi dan persetujuan dari pemerintah pusat.***