Selain menjadi hiburan, kata dia, karnaval juga menjadi cara sederhana bagi masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memberikan ruang bagi warga untuk mengekspresikan kreativitas.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kades yang memberi ruang bagi warga untuk berkarya melalui kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Anyar Soharto Hadi mengatakan, karnaval kemerdekaan tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial atau hiburan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momentum untuk mempererat persatuan masyarakat sekaligus menjaga keberadaan budaya lokal agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.

“Kami ingin generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa sekaligus bangga dengan kekayaan budaya yang dimiliki,” tegasnya.

Soharto menambahkan, proses persiapan hingga pelaksanaan karnaval juga mencerminkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat. Warga bersama-sama menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dekorasi, kostum, penampilan hingga membantu pengamanan selama kegiatan berlangsung.

“Semangat kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Kemeriahan karnaval turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kalianget, di antaranya Camat Kalianget, Kapolsek Kalianget dan Danramil Kalianget.

Sejumlah tokoh daerah juga hadir, termasuk anggota DPRD Sumenep asal Desa Karang Anyar, Agus Hariyanto dari Fraksi Gerindra dan Hairul Anwar dari Fraksi PPP.