SUMENEP, MaduraPost - Waktu salat Subuh justru dimanfaatkan HM untuk melancarkan aksi pencurian sepeda motor.

Warga Sumenep, Madura, Jawa Timur, itu kini harus berurusan dengan Satreskrim Polresta Sumenep setelah diduga membawa kabur Honda Beat milik seorang jemaah Masjid Baitul Arham, Pabian, Kecamatan Kota Sumenep.

Aksi tersebut berlangsung ketika korban tengah khusyuk mengikuti salat Subuh berjamaah. Di saat suasana masjid masih sepi, HM diduga masuk dengan cara melompati pagar.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu mengatakan, pelaku kemudian menyasar sepeda motor yang terparkir di area masjid.

"Tersangka melompat pagar masjid, kemudian membobol kontak sepeda motor dengan kunci T," ungkapnya, Senin (24/8) sore.

Setelah berhasil menguasai kendaraan, HM langsung meninggalkan lokasi. Korban sempat mendengar suara sepeda motornya dan bergegas keluar dari masjid untuk memastikan keadaan.

Namun, saat tiba di lokasi parkir, kendaraan tersebut sudah tidak terlihat.

Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan. Keterangan sejumlah saksi serta informasi yang dikumpulkan petugas akhirnya mengarah kepada HM. Ia pun berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan, HM mengakui perbuatannya. Polisi juga mendapat informasi bahwa motor hasil curian tersebut telah dijual ke wilayah Probolinggo.

"Ketika diinterogasi, tersangka mengakui telah mencuri sepeda motor di Masjid, kemudian menjualnya ke daerah Probolinggo. Sampai saat ini, sepeda motor curian itu masih dalam pencarian," terang Kapolres.

Kini HM ditahan di Mapolres Sumenep. Polisi masih menelusuri keberadaan sepeda motor korban sekaligus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.***