Ia menegaskan roadmap yang disusun nantinya harus menjadi milik bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep, bukan hanya dokumen internal Bappeda.

“Keberhasilan percepatan ekonomi Kabupaten Sumenep tidak ditentukan oleh satu OPD, tetapi oleh sinergi seluruh kekuatan yang kita miliki, yakni pemerintah, dunia usaha, perbankan, akademisi, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Arif.

Melalui roadmap tersebut, Pemkab Sumenep menargetkan terbentuknya arah pembangunan ekonomi yang tidak hanya mengejar pertumbuhan tinggi, tetapi juga berkualitas, inklusif, kompetitif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***