SUMENEP, MaduraPost - Di antara empat pejabat yang dilantik pada rotasi jabatan Selasa malam, nama Achmad Dzulkarnain menjadi salah satu yang paling mendapat perhatian.
Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep itu kini dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Penempatan Dzul di DPMD Sumenep bukan tanpa alasan. Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo secara khusus menilai pengalaman birokrasi dan rekam jejaknya saat memimpin wilayah kecamatan menjadi modal penting untuk menghadapi agenda besar pemerintahan desa dalam beberapa tahun ke depan.
Terlebih, Kabupaten Sumenep akan menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 2027 mendatang, yang diperkirakan menjadi salah satu agenda demokrasi terbesar di tingkat desa.
Usai dilantik, Dzul mengakui jabatan baru yang diembannya membawa tantangan tersendiri. Menurutnya, DPMD akan berada di garis depan dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkades agar berjalan aman, jujur, dan sukses.
“Kita menghadapi suatu tantangan yang cukup memberikan tantangan dan adrenalin. Karena tahun 2027 nanti kita akan melaksanakan Pilkades sebagai pesta demokrasi langsung di masyarakat desa,” katanya Dzul pada wartawan, Selasa (23/6) malam.
Mantan pejabat Bakesbangpol itu menilai keberhasilan Pilkades tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, melainkan juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Karena itu, ia berharap insan pers dapat ikut berperan menciptakan iklim demokrasi yang sehat melalui pemberitaan yang berimbang, edukatif, dan konstruktif.
“Saya minta dukungan dari teman-teman media agar memberikan informasi yang membangun dan objektif sehingga pelaksanaan Pilkades bisa dilaksanakan dengan sukses,” ujarnya.
Dzul menegaskan, sebagai aparatur sipil negara dirinya siap menjalankan tugas di mana pun ditempatkan. Ia menyebut penugasan yang diberikan pimpinan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kita harus siap di mana saja. Di mana saja ditempatkan oleh Bupati, berarti itu yang terbaik bagi kita. Yang terpenting adalah tetap bekerja dengan baik sehingga bisa membawa nama baik Kabupaten Sumenep ke depan,” tegasnya.
Kepercayaan yang diberikan Bupati Fauzi kepada dirinya untuk memimpin DPMD, lanjut Dzul, akan dijadikan motivasi untuk memperkuat pembinaan pemerintahan desa sekaligus mempersiapkan tahapan Pilkades secara matang.
Ia memastikan seluruh proses akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi, profesionalisme, dan netralitas.
“Ya, saya sudah diberikan tugas oleh Bapak Bupati untuk melaksanakan Pilkades secara jujur, aman, dan sukses,” ucapnya.
Dengan pengalaman yang dimilikinya, mulai dari memimpin Camat, Kepala Bakesbangpol hingga mengemban tugas sebagai Plt Kepala Disperkimhub, Dzul dinilai memiliki kapasitas yang cukup untuk menghadapi dinamika pemerintahan desa yang kompleks.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dirinya dipercaya mengisi posisi strategis di DPMD Sumenep menjelang pelaksanaan Pilkades 2027.
Ke depan, DPMD Sumenep akan memegang peran sentral dalam memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai regulasi, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan politik di tingkat desa.
Tantangan itulah yang kini berada di pundak Achmad Dzulkarnain sebagai nahkoda baru DPMD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.***