SUMENEP, MaduraPost - Memasuki musim tanam tembakau tahun 2026, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kembali menunjukkan perhatian terhadap para petani yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di daerahnya.

Bagi Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tembakau bukan hanya hasil pertanian biasa. Komoditas ini menjadi sumber penghasilan bagi ribuan keluarga sekaligus berperan besar dalam menggerakkan roda ekonomi di berbagai desa sentra produksi.

Karena itu, keberhasilan musim tembakau dinilai memiliki dampak yang sangat luas, baik bagi kesejahteraan petani maupun pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Di tengah dimulainya aktivitas penanaman di sejumlah wilayah penghasil tembakau, Fauzi menyampaikan harapan agar seluruh proses budidaya berjalan tanpa hambatan dan memberikan hasil terbaik bagi para petani.

“Kami mendoakan semoga seluruh petani tembakau di Kabupaten Sumenep diberikan kemudahan dalam proses budidaya, dijauhkan dari berbagai kendala, serta nantinya memperoleh hasil panen yang melimpah dengan kualitas terbaik dan harga yang menguntungkan,” kata Bupati Fauzi, Senin (15/6).

Menurutnya, petani memiliki posisi yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, meningkatnya biaya produksi hingga ketidakpastian harga pasar, para petani tetap menjadi garda terdepan sektor pertanian.

Atas dasar itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir melalui berbagai kebijakan dan program yang bertujuan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

“Petani adalah salah satu kekuatan utama ekonomi daerah. Pemerintah harus memberikan perhatian dan dukungan agar mereka dapat bekerja dengan tenang serta memperoleh hasil yang layak,” ujarnya.

Saat ini, proses penanaman tembakau mulai berlangsung di sejumlah kecamatan yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi, seperti Ambunten, Lenteng, Guluk-Guluk, Pasongsongan, dan Pragaan. Tahapan tanam tersebut menjadi momentum penting karena akan menentukan kualitas dan kuantitas hasil panen pada musim mendatang.