Tak hanya itu, anggaran sekitar Rp250 juta juga disiapkan untuk menunjang efektivitas pengawasan selama program berjalan.

Bupati Fauzi berharap, sistem pengawasan yang diperbarui ini mampu mendongkrak mutu pelaksanaan BSPS sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat penerima, terutama dalam mewujudkan hunian yang layak, aman, dan nyaman.

“Program ini bukan hanya soal pembangunan fisik rumah, tetapi juga upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya harus benar-benar dikawal dengan baik,” tukasnya.***