Ia juga mengingatkan pentingnya pendekatan sosial dalam penyelesaian konflik semacam ini. Menurutnya, semua pihak harus menahan ego dan mengutamakan musyawarah.
“PC PMII bersama nelayan diharap tetap tenang dan menjaga emosi. Perhutani juga sebaiknya tidak mendahulukan ego sektoral, agar persoalan ini bisa diselesaikan tanpa menguras energi,” pungkasnya.