Masyarakat diharapkan turut serta dengan cara sederhana, seperti melaporkan aktivitas mencurigakan, mengajak keluarga dan tetangga untuk peduli terhadap keamanan lingkungan, serta memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bahaya balap liar.
Selain balap liar, berbagai tindak kriminal lainnya seperti pencurian kendaraan bermotor, peredaran narkoba, dan aksi premanisme juga menjadi perhatian serius kepolisian.
Untuk itu, Kapolres mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang mengganggu keamanan.
"Kami ingin menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Jika ada informasi terkait kejahatan atau gangguan keamanan, segera laporkan. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi juga tanggung jawab bersama," tegasnya.
Kapolres juga menekankan pentingnya kerja sama dengan tokoh masyarakat, ulama, dan pemuda dalam menjaga stabilitas keamanan di Pamekasan. Dengan membangun komunikasi yang baik, diharapkan warga semakin sadar akan perannya dalam menjaga ketertiban.
Dengan adanya hotline yang sudah dibuka, diharapkan semakin banyak laporan dari masyarakat yang dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat oleh pihak kepolisian.
Kapolres menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk akan ditanggapi dengan serius dan segera ditindaklanjuti sesuai prosedur.
“Kami tidak ingin ada rasa takut atau ragu dari masyarakat untuk melapor. Semakin cepat informasi masuk, semakin cepat kami bisa bertindak,” tutupnya.
Dengan pendekatan yang lebih terbuka dan kolaboratif ini, diharapkan keamanan dan ketertiban di Pamekasan bisa semakin terjaga, serta tercipta lingkungan yang nyaman bagi seluruh masyarakat.***