"Kami ingin memastikan setiap OPD mitra kerja komisi dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pamekasan," kata Politikus PPP itu.

Menurutnya, inspeksi ini menjadi langkah konkret Komisi IV dalam mengidentifikasi persoalan di lapangan. Dengan mengetahui langsung tantangan yang dihadapi OPD, komisi dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Di beberapa OPD, Komisi IV menemukan kendala yang berpotensi menghambat layanan. Misalnya, di Dinas Kesehatan, terdapat permasalahan alat kesehatan yang rusak, seperti halnya Tes Cepat Molekuler (TCM) di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo yang sangat dibutuhkan untuk mendiagnosa pasien Tuberkulosis (TBC).

Kerusakan alkes ini mengharuskan pihak RSUD meminta bantuan dari puskesmas setempat, yang tentunya bisa memperlambat proses diagnosa.