Relief naga tersebut terlihat seperti telah tertembus panah hingga ke ekornya. Relief ini dikenal dengan nama Sangkala Memet yang berbunyi "Naga kepanah nitis ing midi," yang mengacu pada tahun 1546 Saka atau 1624 Masehi.
Tahun 1624 Masehi memiliki arti penting dalam sejarah Madura, karena merupakan tahun pengangkatan Raden Praseno sebagai Raja Madura dengan gelar Pangeran Cakraningrat I.
Relief ini bukan hanya sebuah karya seni, tetapi juga sebuah penanda penting dalam kalender sejarah yang mencatat momen-momen krusial dalam pembentukan kerajaan.
Meskipun kondisi fisik situs ini kian memburuk, makna dan cerita di balik Makam Kuno Madura tetap hidup.