Sebagai balasan, Raja Palembang mengirimkan sebuah peti misterius yang, ketika dibuka oleh Ki Moko, mengungkapkan sosok Siti Suminten, putri raja, yang dihadiahkan untuk menjadi istrinya.
Peristiwa ajaib tidak berhenti di situ. Saat pernikahan mereka mendekat, Ki Moko, yang cemas karena kondisi kediamannya yang sederhana, memohon bantuan ilahi.
Dengan tongkatnya, ia menciptakan istana megah yang berdiri hanya selama pernikahan berlangsung. Selain itu, tongkat sakti Ki Moko juga menciptakan telaga dan api yang tak kunjung padam sebagai sumber kehidupan bagi desanya.
Api ini, menurut legenda, adalah simbol cinta dan komitmen Ki Moko kepada Siti Suminten dan rakyatnya.