Pemukiman Raden Segoro kemudian menjadi tempat bagi kera-kera yang hidup damai bersama manusia dan menjadikan hutan ini sebagai tempat tinggal mereka.

Hari ini, Hutan Kera Nepa menjadi wisata alam yang menarik bagi pengunjung yang ingin menyaksikan interaksi unik antara manusia dan kera.

Menurut tokoh masyarakat setempat, H. Ali, bekas fondasi bangunan yang terkubur menunjukkan bahwa hutan ini pernah menjadi hunian penduduk kerajaan di masa lalu.

Hal ini diperkuat oleh penelitian yang mengkonfirmasi adanya petilasan atau bekas pemukiman di dalam hutan.