Perubahan pembangunan tersebut, kata Umam, menyasar terhadap pola mindset masyarakat berupa Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga semua masyarakat bawah dengan latar belakang apapun berhak sukses.

"Makanya banyak programnya seperti program wirausaha baru, program beasiswa santri, dan program wamira mart. Intinya memanusiakan manusia ini jadi grand desainnya Ra Baddrut selama memimpin Pamekasan," tambahnya.

Tidak hanya itu, Umam juga mengungkapkan pola pikir kerja Ra Baddrut menyelesaikan pekerjaan pemerintah dilakukan diluar kebiasaan pemimpin pada umumnya. Salah satu contohnya adalah Ra Baddrut mampu menyelesaikan program pembangunan pemerintah di tengah pandemi covid.

"Di zaman covid, semua bisnis banyak lesu, hanya manusia yang punya semangat dan mental baja yang bisa bertahan. Dan itu butuh inovasi, Alhamdulillah Pamekasan saat itu lolos dari itu," kata Alumnus UIM Pamekasan itu.