Dengan adanya bupati dan wakil bupati baru, PDAM kemungkinan ingin memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan air bersih yang lebih luas.
Sementara itu, beberapa warga menyambut baik kebijakan ini namun berharap bahwa pelayanan air bersih tidak hanya dimaksimalkan saat momen politik tertentu.
“Kalau memang tujuannya untuk kesejahteraan rakyat, kenapa tidak dibuat sebagai program permanen? Jangan hanya diskon saat ada momentum politik,” ungkap seorang warga Banyuanyar.***