Ia menuturkan, sebelum diperbaiki, kondisi jalan di desa tersebut sangat memprihatinkan. Bahkan, warga yang melintas menggunakan sepeda motor kerap terjatuh akibat licin dan berlubang.

“Dulu dilewati sepeda motor saja banyak yang jatuh, apalagi saat hujan. Dari situ saya bernazar, kalau diberi rezeki, saya ingin membangun tanah kelahiran saya,” ujarnya.

Pembangunan jalan tersebut telah menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah dari dana pribadi. Ia memastikan seluruh ruas jalan di Dusun Berlebar telah rampung tanpa menyisakan jalan rusak.

“Alhamdulillah, semuanya sudah diaspal. Tidak ada jalan yang dibiarkan rusak,” katanya.