Slamet menekankan bahwa politik bukan semata urusan kekuasaan, tetapi sarana mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Menurutnya, jika generasi muda menjauh dari politik, maka bangsa akan menghadapi krisis kepemimpinan di masa depan.

“Jika pemuda tidak terlibat, mereka akan kehilangan kesempatan untuk mencetak pemimpin baru yang berintegritas dan visioner,” katanya.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN itu juga mengingatkan agar generasi muda tidak takut bermimpi besar, karena mereka adalah penentu arah sejarah bangsa.