"Disdik Sampang hanya berjanji akan berusaha diselesaikan terkait proyek tersebut. Namun buktinya belum juga diselesaikan dan tampak tidak mau bertanggung jawab," kata Kiai Hasan.

Sebab kata dia, meski sudah ditanya keberadaan kontraktor pelaksana untuk diminta nomor telepon, Disdik beralasan tidak bisa menghubungi.

"Saya sudah empat kali mengirimkan surat kepada Disdik Kabupaten Sampang dan meminta kepada pihak pelaksana untuk segera diselesaikan, namun semua tidak ada yang merespons," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengakui mangkraknya pembangunan sekolah tersebut, akibat proyek belum selesai dikerjakan.